Gila, Harga Lampu Bundaran HI Rp 24 Juta-Rp 27 Juta
04.54
JAKARTA - GMSiapa yang menyangka jika lampu-lampu yang menghiasi kolam Bundaran Hotel Indonesia (HI) kerap menjadi sasaran pencurian? Padahal akses untuk melakukan aksi tersebut tidak mudah mengingat posisi kolam Bundaran HI tepat di jalan protokol dan terpasang kamera pengintai di beberapa titik dari Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.
"Lampu-lampu ini tidak murah. Sering ada yang berusaha mencuri saat malam hari," kata Petugas Dinas Pertamanan dan Keamanan DKI Jakarta, Hermanus, ketika dijumpai di Bundaran HI, Jakarta, Kamis lalu.
Harga satu lampu hias yang berada di dalam kolam Bundaran HI ini, lanjutnya, berkisar antara Rp 24 juta dan Rp 27 juta. Sementara jumlah lampu hias di kolam tersebut ada sebanyak 137 lampu dan terbagi di empat lapis susunan lampu dari luar hingga ke dalam.
Untuk lapis pertama, tidak ada lampu hias sama sekali yang mengelilingi. Kemudian pada lapis kedua yang tepat berada di dekat pilar Patung Selamat Datang, terdapat sebanyak 60 lampu.
Selanjutnya di lapis ketiga yang dekat dengan bibir kolam terdapat 27 lampu. Sedangkan, di lapis keempat ada sebanyak 50 lampu yang mengelilingi kolam.
"Untuk yang di lapis dua dekat Patung Selamat Datang itu satuannya Rp 24 juta. Yang di luarnya, harga satuannya Rp 27 juta," kata Hermanus.
Sebagai antisipasi tindak pencurian, beberapa petugas Dinas Pertamanan dan Keamanan DKI selalu siaga 24 jam di lokasi untuk memantau tindakan-tindakan yang mencurigakan. Pantauan sering dilakukan dengan mengamati hasil rekaman langsung CCTV yang ada di atas Jalan MH Thamrin.
"Saya sih 24 jam jaga di sini. Kalau tidak seperti itu sering ada yang iseng. Biasanya Sabtu atau Minggu baru pulang ke rumah," ungkapnya.
Hermanus menuturkan, pihaknya pernah menangkap orang iseng yang berniat mencuri lampu hias di kolam Bundaran HI. Namun, akhirnya pencuri tersebut berhasil dibekuk saat hendak kabur dari lokasi Bundaran HI.
Hermanus mengungkapkan, para pencuri tersebut umumnya tergoda untuk mengambil lampu itu karena harga jualnya yang tinggi.
"Kadang bahkan ada yang minta tolong petugas kami untuk mengambilkan lampu hiasnya dengan upah Rp. 1.000.000 sampai Rp. 5.000.000 sekali ambil. Jadi kalau tidak jujur ya susah sendiri. Yang penting sekarang harus jujur," kata Hermanus.
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :
