Abah Topan Siap Hadapi Pilkada Kabupaten Bekasi
Politik 17.02
BEKASI, GM – Sebagai mantan Camat Tambun Selatan, selama empat periode (2008-2011), H Tuftana siap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi 2012 mendatang. Selama bertugas, H Tuftana yang biasa dipanggil Abah Topan dikenal sangat dekat dengan masyarakat, terlebih masyarakat di sembilan desa dan satu kelurahan.
Sebagai mantan camat yang dikenal low profile, Abah Topan juga dikenal sangat agamis dan selalu menjaga sikap kekeluargaan. Disetiap tugasnya, Abah Topan sangat disegani dan dihormati bawahannya. Mulai dari pengakat Desa Tambun, Lambangsari, Setia Darma, Mekar Sari, Setia Mekar, Tridaya Sakti, Mangun Jaya, Sumber Jaya dan Kelurahan Jati Mulya hingga di tingkat kantor kecamatan.
Bukan hanya dilingkungan kerjanya saja, Abah Topan juga menjaga sikap kekeluargaan dengan para Muspida dan Muspika di wilayah setempat. Sikap itu ditunjukkannya dengan memberi panggilan akrab yang berbeda. Sebut saja, mantan Kapolsek Tambun, AKP Sutriyono yang dipanggil dengan sebutan Kakang, Kapolsek Tambun, AKP Imam dengan panggilan Cak Imam, Danramil 02 Tambun, Kapten Agus dengan panggilan Daeng.
“Cara dan sikap yang ditunjukkan H Tuftana itulah yang membedakan dengan camat-camat lainnya di Kabupaten Bekasi. Dengan sikap itulah, H Tuftana sangat disegani dan dihormati para warga khususnya para bawahannya,” tutur seorang tokoh masyarakat Perumahan Papan Mas, Desa Setia Mekar, Suparman, kepada Global Media, kemarin.
Gaya sebutan dan panggilan keakraban itu bukan hanya untuk para Muspida dan Muspika. Untuk lebih menjalin kekeluargaan, H Tuftana juga melakukannya dilingkungan Kantor Kecamatan Tambun. Sebut saja mantan Sekcam Tambun yang saat ini menjabat sebagai Camat Tambun Utara, Suharto dipanggil Ayah, mantan sekcam saat ini menjabat Camat Muaragembong, Hardi dipanggil Babah. Untuk Kasie Tramtib Kecamatan Tambun, Untung Subekti dipanggil Oom.
Hal yang sama juga dikatakan tokoh agamaTambun Selatan, Ust Herman Supriyadi ketika diminta komentar tentang sosok mantan Camat Tambun, H Tuftana. Menurutnya, sifat santun, amanah dan dapat dipercaya sangat melekat dengan pribadi H Tuftana. Kepribadian dan dedikasi kerja telah dibuktikan H Tuftana dengan menjabat sebagai Camat Tambun selama empat tahun berturu-turut. “Di Kabupaten Bekasi, hanya ada dua camat yang menjabat selama empat tahun berturut-turut, mereka adalah H Tuftana dan mantan Camat Cibitung, H Sutia. Bupati Bekasi, Sa’duddin tidak salah menempatkan H Tuftana sebagai camat,” ujar Ust Herman Supriyadi. (Marras)
::ARS
Sebagai mantan camat yang dikenal low profile, Abah Topan juga dikenal sangat agamis dan selalu menjaga sikap kekeluargaan. Disetiap tugasnya, Abah Topan sangat disegani dan dihormati bawahannya. Mulai dari pengakat Desa Tambun, Lambangsari, Setia Darma, Mekar Sari, Setia Mekar, Tridaya Sakti, Mangun Jaya, Sumber Jaya dan Kelurahan Jati Mulya hingga di tingkat kantor kecamatan.
Bukan hanya dilingkungan kerjanya saja, Abah Topan juga menjaga sikap kekeluargaan dengan para Muspida dan Muspika di wilayah setempat. Sikap itu ditunjukkannya dengan memberi panggilan akrab yang berbeda. Sebut saja, mantan Kapolsek Tambun, AKP Sutriyono yang dipanggil dengan sebutan Kakang, Kapolsek Tambun, AKP Imam dengan panggilan Cak Imam, Danramil 02 Tambun, Kapten Agus dengan panggilan Daeng.
“Cara dan sikap yang ditunjukkan H Tuftana itulah yang membedakan dengan camat-camat lainnya di Kabupaten Bekasi. Dengan sikap itulah, H Tuftana sangat disegani dan dihormati para warga khususnya para bawahannya,” tutur seorang tokoh masyarakat Perumahan Papan Mas, Desa Setia Mekar, Suparman, kepada Global Media, kemarin.
Gaya sebutan dan panggilan keakraban itu bukan hanya untuk para Muspida dan Muspika. Untuk lebih menjalin kekeluargaan, H Tuftana juga melakukannya dilingkungan Kantor Kecamatan Tambun. Sebut saja mantan Sekcam Tambun yang saat ini menjabat sebagai Camat Tambun Utara, Suharto dipanggil Ayah, mantan sekcam saat ini menjabat Camat Muaragembong, Hardi dipanggil Babah. Untuk Kasie Tramtib Kecamatan Tambun, Untung Subekti dipanggil Oom.
Hal yang sama juga dikatakan tokoh agamaTambun Selatan, Ust Herman Supriyadi ketika diminta komentar tentang sosok mantan Camat Tambun, H Tuftana. Menurutnya, sifat santun, amanah dan dapat dipercaya sangat melekat dengan pribadi H Tuftana. Kepribadian dan dedikasi kerja telah dibuktikan H Tuftana dengan menjabat sebagai Camat Tambun selama empat tahun berturu-turut. “Di Kabupaten Bekasi, hanya ada dua camat yang menjabat selama empat tahun berturut-turut, mereka adalah H Tuftana dan mantan Camat Cibitung, H Sutia. Bupati Bekasi, Sa’duddin tidak salah menempatkan H Tuftana sebagai camat,” ujar Ust Herman Supriyadi. (Marras)
::ARS
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :

