Pengangkutan Sampah Sering Telat, Sudin Kebersihan Jakarta Utara 'Main Mata'
metropolitan 20.10
Sudin Keberihan Kota Administrasi Jakarta Utara dituding 'main mata' dalam penanganan sampah. Pasalnya, meski pelaksana swastanisasi sampah seringkali lamban dalam mengangkut sampah, namun pihak Sudin Kebersihan tak kunjung memberi teguran. Lemahnya pengawasan Sudin Kebersihan membuat spekulasi berkembang, Kasudin Kebersihan kong kalikong dengan pelaksana swastanisasi sampah.
Dari hasil investigasi Global Media Online, di beberapa titik tempat penampungan sementara (TPS) di Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, tampak seringkali terjadi keterlambatan pengangkatan sampah dari TPS ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang. Bahkan, tak jarang sampah dibiarkan hingga menumpuk hingga mengganggu kenyamanan warga akibat bau busuk menyengat. Apalagi jika hujan turun, alhasil sampah yang menumpuk tersebut terbawa air huja.
Warga di beberapa titik TPS tersebut mengeluhkan Dari beberapa titik tps tersebut, terlihat sampah menumpuk hingga menggunug seperti di TPS Jl Sungai Bambu Raya (kolong tol dekat SMK Kencana), Kelurahan Sungai Bambu, TPS Jl Inspeksi Kali Sunter, Kelurahan Sunter Agung dan TPS Jl Simpang VI RT 17 RW 02, Kelurahan Kebon Bawang.
Anto, warga Jl Bugis, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok mengatakan, petugas pengangkut sampah seringkali menunda menngangkat sampah, meski sampah dimaksud sudah menggunung. Hal ini membuat warga geram dan mempertanyakan kinerja Sudin Kebersihan Jakarta Utara.
Anehnya Kasudin Kebersihan, H Zainuri yang hendak dikonfirmasi terkait hal ini beberapa kali dicoba untuk dikonfirmasi selalu tidak berada di tempat. Bahkan, Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono, yang dikonfirmasi Global Media Online beberapa waktu lalu melalui pesan singkat menyatakan sudah meneruskan pesan singkat permohonan konfirmasi tersebut kepada yang bersangkutan, namun hingga kini belum juga mendapat tanggapan. (Jutari/Jimmy)
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



