Miss Scuba Internasional Pageant 2012 di Laksanakan di Pulau Bali
Entertainment 02.00
Miss Scuba Internadional Pageant sebagai pemilok franchise
telah mamberikan hak kepada PT.Exhibition Network Indonesia (XNET),untuk
menyelenggarakan Miss Scuba Pageant di Indonesia sejak tahun 2011. PT.XNET ysng
juga pemilik dan penyelenggara Pameran DEEP & EXTREM Indonesia adalah
organizer yang mengkhususkan diri di Pameran Diving, Water Sport, Extrem Spot,
Adventure Travel & Eco Tourism yang bekerjadama dengan co organizer PT
SAJi, PT XNET menyelenggarakan Miss Scuba Indonesia pafa bulan Oktober 2012.
Miss Scuba International Pageant 2012 kembali digelar untuk
kedua kalinya pada 19-30 November mendatang. Kalau tahun lalu, ajang ini
digelar di Sabah, Malaysia, kini giliran Pulau Dewata alias Bali yang jadi tuan
rumahnya.
Jumlah negara pesertanya pun bertambah, dari lima menjadi 21
negara, semisal Singapura, Inggris, Mongolia, Meksiko, AS, Jerman, Latvia,
Panama dan Sri Lanka.
Dijadwalkan sekitar ratusan perempuan muda bakal bertarung
dalam ajang yang bertujuan untuk memromosikan olahraga dan wisata bawah laut
sekaligus mendorong usaha-usaha konservasi biota laut dan pantai.
"Bangga sekali Bali bisa terpilih menjadi tuan rumah,
apalagi kali ini negera pesertanya lebih banyak," ujar Dharmawan Sutanto
dalam jumpa pers Miss Scuba International 2012 di The Only One Club, FX
Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Menurutnya perhelatan yang tahun ini mengambil tema Saving
Oceans Through Beauty" tentu saja bakal memberikan dampak positif bagi
kepariwisataan Tanah Air yang nantinya akan menyumbangkan devisa.
"Diharapkan saat para kontestan kembali ke negaranya
masing-masing, mereka bisa memperkenalkan Bali dan daerah lainnya di Indonesia
yang berpontensi memiliki scuba spot," ujarnya menambahkan.
Selain memromosikan Bali, Dharmawan juga berharap area scuba
di pelosok Nusantara yang belum pernah terjamah dapat naik pamor juga.
"Negara kita dianugerahi tempat-tempat scuba yang
indah, tapi kita sendiri saja tidak pernah mencoba dan tahu. Ibarat Porsche
yang lama disimpan di garasi tapi tak pernah dipakai," paparnya.
Hal senada juga diungkapkan Robert Lo, Founder of Miss Scuba
International. "Semakin banyak orang yang mengenal Bali, khususnya
Indonesia," katanya.
Selama masa karantina di Bali, para kontestan akan mengikuti
berbagai rangkaian kegiatan di antaranya mencoba menyelam di beberapa spot
scuba diving di Bali serta pembekalan pengetahuan konservasi laut.
Di malam finalnya, 30 November, selain mempresentasikan
pengetahuan mereka tentang scuba dan konservasi laut mereka juga berkesempatan
untuk unjuk gigi bakat yang mereka miliki. Gaun-gaun malam cantik sampai baju
diving juga telah disiapkan untuk membaluti tubuh kontestan saat bersolek di
panggung nanti.
Beberapa kriteria wajib yang harus dimiliki kontenstan di
antaranya wanita berusia 18-26 tahun, belum pernah menikah atau melahirkan,
memiliki tinggi minimum 165 cm, fasih berbahasa Inggris dan telah memiliki
sertifikat dasar penyeleman.
Selain itu, kriteria para juri juga menjadi bahan
pertimbangan. Sayangnya Robert enggan menyebut nama-nama yang akan duduk di
panel juri, "Masih rahasia dong, yang jelas ada trainer diving, aktris dan
aktor. Semuanya berkelas internasional," katanya.
Untuk hadiah utama, Miss scuba International 2012 bakal
membawa pulang total hadiah 45 ribu dolar AS atau sekitar Rp 450 juta. Selain
uang, pemenang Miss Scuba International juga punya kesempatan keliling dunia
untuk menjelajahi spot diving dan mempromosikan keindahan dunia bawah laut
negaranya.
Yovita Ayu Liwanuru, pemenang Miss Scuba Indonesia 2011,
ditunjuk sebagai wakil Indonesia yang akan maju dalam ajang gelaran Miss Scuba
International, bekerja sama dengan Saji Indonesia, Xnet, dengan dukungan oleh
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
"Sempat deg-degan sih, begitu tahu kalau tahun ini
pesertanya makin banyak, dan kita jadi tuan rumah pula. Rasanya beban
bertambah. Tapi tetap dibawa santai saja," jelasnya.
Sebagai persiapannya, gadis yang saat ini tercatat sebagai
mahasiswi ilmu komunikasi Universitas Indonesia ini mengaku sedang sering
membaca buku pengetahuan tentang konservasi laut.
Dayu Prastini, pemenang Miss Scuba International tahun lalu,
sangat optimis kalau Indonesia bakal meraih kembali gelar tersebut.
"Yovita punya banyak potensi, bahasa Inggrisnya bagus,
kepribadiannya juga. Tinggal rasa percaya diri saja yang perlu
ditingkatkan," katanya.
Miss Scuba Internadional Pagent 2012 tahun ini didukung oleh
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Miss Scuba
Indonesia telah menjadi acara tahunan yang nettujuan untuk mendukung
harmonisasi dan ketergantungan antara manusia dengan laut dan mendorong
usaha-usaha konservasi, perlindungan dan pelestarian kelautan melalui keindahan
dan kecantikan perempuan Indonesia selain mempromosikan olahraga selam serta
destinadi selam di Indonesia.(Gurh)
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :

