Kreasi Membangun Layanan Prima Di Satpas SIM Polda Metro Jaya
Hot Topic 04.59
Satpas SIM Polda Metro Jaya, khususnya sentral pembuatan SIM
Jalan DaanMogot Km 11 Cengkareng Jakarta Barat tidak pernah surut dengan berbagai kreasi menuju layanan prima. Berikut ini sepuluh
hasil inovasi dan kreasi yang telah dicapai Satpas SIM Daan Mogot :
Pertama, Meluncurkan mobil SIM keliling. Mobil SIM keliling
yang beroperasi beberapa tahun silam telah dirasakan manfaatnya oleh segenap
lapisan masyarakat luas. Bagi warga DKI dan sekitarnya, kehadiran mobil SIM
keliling yang beroperasi pada lima penjuru wilayah DKI sangat membantu terutama
menghemat waktu dan tenaga. Layanan ini sekaligus menjadi salah satu target
Polda Metro Jaya dalam rangka memudahkan pemohon SIM melakukan registrasi
perpanjangan SIM A dan C yang masih berlaku.
Kedua, Mengikis aksi percaloan, Aksi calo yang menawarkan
jasa pada pemohon SIM dengan iming-iming mendapatkan SIM secara instan dan
sanggup mengurus dalam waktu singkat sangat meresahkan. namun sepak terjang
para begundal ini dikikis habis oleh Tim Khusus (Timsus) yang sengaja dibentuk
untuk mensterilisasikan lokasi Satpas SIM Daan Mogot. Hasilnya. Puluhan calo
yang kerap beroperasi diburu Timsus dan telah diserahkan ke Polda Metro Jaya.
Ketiga, Mengungkap jaringan pemalsu SIM. Lagi-lagi tugas
ekstra Timsus mengungkap aktor
intelektual bermain dalam modus pemalsu SIM. Laporan dari masyarakat dan temuan
pihak kepolisian di jalan raya menjadi titik terang bagi Timsus mengejar pelaku
hingga pelosok tanah air. Hasilnya beberapa pelaku diciduk. kurangnya
pengetahuan masyarakat perihal pembuatan SIM menjadi pemicu membuka peluang
jaringa pemalsu SIM meraup keuntungan berlipat ganda.
Keempat, Membuka gerai SIM. Selain mobil SIM keliling,
Satpas SIM Polda Metro Jaya juga menyediakan fasilitas gerai SIM pada pusat
perbelanjaan seperti di Mal Artha Gading Kelapa Gading Jakarta Utara, Taman
Palem Jakarta Barat, Pusat Pebelanjaan PGC Cililitan Jakarta Timur. Dan Blok M
square Jakarta Selatan. Gerai-gerai inipun tiddak luput dari serbuan
masyarakat.
Kelima, Menjalin kemitraan denga pihak bank. Agar terhindar
dari indikasi Pungutan Liar (Pungli), Satpas SIM bekerja sama dengan bank BRI.
Sebagai salah satu syarat mengurus SIM, pemohon mutlak membeli formulir di BRI
yang tersedia di Satpas SIM. Prosedur ini berlaku bagi pemohon yang mengurus di
Satpas SIM Daan Mogot.
Keenam, Membuka pos layanan pengaduan. Sebagai bentuk
kepedulian terhadap masyarakat pemohon SIM baik yang merasa dirugikan oleh ulah
calo maupun kurang optimalnya pelayanan petugas SIM dapat mengajukan komplain
di loket pengaduan yang terletak di dalam kantor Satpas. Selanjutnya petugas
akan menindaklanjuti komplain tersebut.
Ketujuh, Memberikan remedial. Pemohon SIM yang
dinyatakan tidak lulus uji teori diberikan kesempatan mengulang
berupa remedial. Sebelum dilakukan remedial, petugas pemandu layanan yang
dikoordinir oleh perwira pengendali Iptu Marthinus Adhithya, SH memberikan
motivasi agar mengerjakan soal secermat mungkin agar memperoleh nilai
memuaskan.
Kedelapan, melayani dengan senyum dan ramah tamah. Untuk
menciptakan suasana kekeluargaan antara pemohon dengan petugas SIM, Kasie SIM
Polda Metro Jaya Kompol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos. SIK menginstruksikan
pada semua petugas agar memberikan pelayanan dengan senyum dan ramah. Hal ini
dilakukan agar tercipta rasa kekkeluargaan.
Kesembilan, Menyediakan fasilitas perpustakaan. Fasilitas
perpustakaan yang dilengkapi sarana kedai kopi, furniture, dan internet Wi-Fi
sengaja disiapkan agar pemohon mendapat pengetahuan memadai tentang lalu lintas
dan teknik dasar mengemudikan kendaraan bermotor di jalan.
Kesepuluh, Membangun masjid megah. Masjid Al- Amanah yang
terletak di areal Satpas SIM Daan Mogot iresmikan langsung oleh Kapolda Metro
Jaya Irjen Pol Dr. Untung S. Radjab, Drs, SH, 22 Januari 2012 lalu. Pembangunan ini merupakan salah satu upaya
Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat sekaligus sebagai bentuk
layanan prima. Masjid megah ini mampu menampung 750 orang. (YJP)
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :

