Jokowi-Ahok Tawarkan Kerja Cepat Dan Jujur

Jakarta, GM – Pasangan Joko Widodo (Jokowi)- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menawarkan kinerja yang lebih cepat dibanding kandidat lain di Pilkada DKI. Pasalnya, warga DKI Jakarta tidak ingin berlama-lama menunggu program pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan calon Wakil Gubernur DKI Ahok di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (29/3/2012). Menurut Ahok, kinerja gubernur sebelumnya seperti Sutiyoso dan Fauzi Bowo dinilai baik.
“Kami lebih muda, lebih cepat. Warga Jakarta itu engga bisa berlama-lama. Maka kita tawarkan ini. Pak Sutiyoso bagus, Pak Foke bagus tapi kami lebih cepat,” kata Ahok.
Menurut Ahok, ia bersama Jokowi akan menjalankan program berbasis sistem transportasi makro. Sistem tersebut melibatkan daerah penyangga ibukota seperti Bekasi, Depok, Tangerang dan Bogor.
Ia pun menegaskan akan melanjutkan program-progam yang sudah dijalankan oleh pendahulunya. “Kami akan teruskan itu. Itu bukan program Pak Foke tapi dari jaman Ali Sadikin,” imbuhnya.
Ahok menuturkan dia juga akan menyosialisasikan tagline ‘JB’ kepada masyarakat. Apakah kepanjangan JB? “Jakarta Baru, bisa juga Jokowi-Basuki, kalau Baru itu bisa Banteng-Garuda (lambang PDIP-Gerindra),” kata Ahok yang didukung oleh koalisis PDIP-Gerindra.
Konsep calon Gubernur/Wakil Gubernur dalam menyikapi dan memecahkan permasalahan kompleks yang ada di ibukota negara ini mengemukakan, pentingnya kepemimpinan yang Bersih, Transparan dan Profesional. menyebut pepatah tiongkok kuno yang berbunyi “apabila kepalanya lurus, maka bawahnya tidak akan berani tidak lurus”.
Ahok mengatakan pentingnya aspek pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di Jakarta, karena menurutnya sistem yang ada sesungguhnya telah tersedia dan cukup baik, hanya saja karena pengawasannya kurang maka terjadi banyak penyelewengan di lapangan.
Ahok menjabarkan konsep permukiman dan transportasi yang diyakininya akan mampu membawa perubahan di Jakarta. ia berjanji apabila terpilih, ia dan Jokowi akan banyak turun langsung ke lapangan untuk meminimalisir penyelewengan di lapangan.
Tambahnya lagi, ia yakin bahwa sesungguhnya masih sangat banyak aparat birokrasi yang jujur dan tidak mau korupsi. mereka inilah yang akan menjadi ujung tombak birokrasi Jakarta Baru yang ia usung, karena mewujudkan birokrasi yang berwibawa merupakan salah satu poin penting yang ditawarkan oleh pasangan Jokowi-Basuki.

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh GLOBAL MEDIA online pada 09.19. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas

.

.

.


.

.

Pengunjung Online

2010 Global Media Online. All Rights Reserved. - Designed by Global Media Online